Kala Senja Menutup Hari

Diatas bukit berteman sepi, menatap langit. Angin berhembus meski tak terlihat tapi terasa. Terbayang luas pijakan bumi. Indah tapi waktu memisah, sore menutup pertunjukan ini. Diri inipun pergi.

Nono Setiyo

"Katakanlah: ‘Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai lebih daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (QS. 9:24) "

Gulungan Ombak Besar

Dulu itu mantai, sering. Melihat langit biru. Mendengar deras ombak. Menatap luas lautan. Berdiri diatas pasir. Bernafas udara sejuk. Terindah adalah berjalan bersama kala ombak besar menerjang.

Abu Ubaidullah Uzzam

"Demi Allah ,, jangan korbankan akhiratmu demi kebahagian dunia yang fana. Dunia itu menipu, penuh kebohongan, dan sementara. Maka bertahanlah di atas sunnah dan segala perintah juga larangan-Nya sampai engkau menemui surga. "

Langit indah itu biru, Kamu

Tinggi, tak tergapai. Biru berubah putih berjalan menyapa. Panas, tak peduli selalu bersama. Dingin, bahkan tak tergoda.

Minggu, 25 November 2018

Download Kitab Al Umm Imam Syafi'i 3 Jilid

Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Dengan begitu, beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau , yaitu Hasyim bin al-Muththalib.


Bapak beliau, Idris, berasal dari daerah Tibalah (Sebuah daerah di wilayah Tihamah di jalan menuju ke Yaman). Dia seorang yang tidak berpunya. Awalnya dia tinggal di Madinah lalu berpindah dan menetap di ‘Asqalan (Kota tepi pantai di wilayah Palestina) dan akhirnya meninggal

Senin, 12 November 2018

Tafsir Al Qur'an Full Ibnu Katsir

Assalamu'alaikum teman-teman semua,

Gimana kabar, sehat semua ya, yang lagi nggak fit semoga cepet sembuh ya...

Apa kabar ilmu agamanya.. ? Ilmu Islamnya..? Ilmu tentang sholat, puasa, zakat, sedekah, wudhu dan ilmu tentang jihad fi sabilillah. Seharusnya tiap hari harus nambah lah yaa,, ilmu dunia saja tiap hari kita tambah, masak ilmu agamanya, tetep tetep aja .. hmm. Jangan sampai ya, ilmu agama itu harus nambah tiap hari.

Kitab Tafsir Al Qur'an Ibnu Katsir
Dalam postingan ini, saya akan membagikan kitab rujukan para ulama, ustadz, syeikh, para habib dan lainya. Tentunya tidaklah asing dalam kitab yang akan

Sabtu, 27 Oktober 2018

Closing Ceremony Indonesia Asian Para Games 2018



Pengalaman Jadi Volunteer Asian Para Games 2018

Hallo cuy, hahaha

Akhirnya, bisa bikin post baru cuy, setelah sekian lama jarang bahkan tak pernah bikin entri baru. Biasa cuy, bumbu bumbu malas sama sibuk ngurus kuliah kemarin, apalagi skripsi yang bikin ngehhhhh. Tapi Alhamdulillah cuy, kemarin sudah wisuda. Mau lihat fotonya nggak ,,?? tenang cuy besuk gue post, tpi ini gue mau share dulu tentang kemarin jadi volunteer Asian Para Games di Jakarta , siapa kita INDONESIA cuyy,

Guayaa ya,, yang nulis sok happy, puaaadahalll wkwkwkw. Anjirrr


Ok, langsung saja cuy, gue akan ceritakan pengalaman tentang sebulan yang lalu. Kita mulai dari mana enaknya cuy,, ?? dari hatimuuu ... eaaaa. oh damn it. sialan...

Mulai dari pendaftaran cuy, awalnya iseng-iseng aja, looo tau nggak ..? form pendaftaranya.. reibet dan banyak cuyy. anjirr. lo butuh ktp, skck, pas foto, foto full badan, ketentuan background foto sampe pertanyaan2 banyak yang mungkin bisa gue katakan yaa.. kaya interview cuy, tapi dalam bentuk tulisan. mau tahu pertanyaanya ..? skip ajalah kelamaan. wkwkw pokoknya susah lah cuy, loo kira gampang daftar jadi volunteer, tahu tahu lo nongol di event terus lo cuma bilang ,,

Sabtu, 02 September 2017

Tafsir Ibnu Katsir Surat Abasa ayat 34-36

(يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ * وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ * وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ)
pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya. ('Abasa: 34-36)
Yaitu dia melihat mereka, tetapi lari dari mereka dan menjauhinya, karena dahsyatnya huru-hara dan kengerian yang terjadi pada hari itu.

Ikrimah mengatakan bahwa seseorang berdua dengan istrinya, lalu berkata kepadanya, "Hai istriku, suami macam apakah aku ini bagimu?" Si istri menjawab "Engkau adalah sebaik-baik suami." dan istrinya memujinya dengan pujian yang baik semampunya. Kemudian si suami berkata kepada istrinya, '"Maka sesungguhnya hari ini aku meminta suatu kebaikan darimu dengan suka rela, barangkali aku dapat selamat dari apa yang engkau saksikan sekarang ini." Si istri menjawab, "Alangkah mudahnya permintaanmu, tetapi aku tidak mampu memberimu sesuatu pun karena aku pun sedang dicekam oleh rasa takut yang sama seperti yang kamu alami." Dan sesungguhnya seseorang bersua dengan anaknya, lalu ia bergantung kepadanya dan mengatakan,"Hai Anakku, orang tua seperti apakah aku ini bagimu?" Si anak menjawab dengan mengemukakan pujian kepadanya, lalu ia berkata kepada si anak, "Hai Anakku, sesungguhnya aku sekarang sangat memerlukan bantuan sedikit dari kebaikanmu, mudah-mudahan dengannya aku dapat selamat dari keadaanku sekarang ini yang engkau Hhat sendiri."

Ustadz Syafiq Reza Basamalah


Senin, 14 Desember 2015

Masjid Agung Semarang


Seperti biasa

Semua berjalan seperti biasa, hari demi hari kemudian petang ke petang hingga larut malam menuju malam dimana semua harus berhenti. Matahari nampak kembali dan pagi pun tersenyum seperti hari kembali. Kamar masih nampak begitu gelap semua tak rapi pindah dari tempat asli, jam menunjukan 9 nan tapi mata masih sulit untuk melihat pagi. Terdengar aktivitas orang orang disekelilng kamar. Mencoba untuk bangun tapi masih terlalu dini untuk membukanya, rumah mulai terasa sepi semua beranjak seperti biasa, dan sendiri tanpa ada yang lain. Bak kuburan tanpa penghuni bak keramaian tapi kesepian. Tak terdengar suara hanya kecuali anak-anak disekeliling luar bermain bersama. Betapa senangnya terdengar mereka bermain tertawa bersama bermain dan jam mulai mengarah ke 10 hampir ke 11 siang. Lelah badan terasa sangat dan juga pikiran dengan beban yang tak karuan, tapi seprti biasa pagi dengan senyuman meskipun apa adanya.




Mata mulai mencoba melihat matahari ,sinar yang sedikit masuk, menyalakan

Jumat, 22 Mei 2015

Kamu Termasuk Seorang Sahabat yang Bagaimana ..

Sahabat adalah segalanya. Segalanya untuk diri kita,kadang bisa seperti keluarga ketika semua berkumpul menjadi satu tertawa bercanda makan bersama maen bersma itulah sahabat menjadi keluarga, kadang seperti saudara ketika pergi berdua sesama laki-laki sesama perempuan karena tidak bolah pergi berduaan lak-laki perempuan ketika jalan berduaan sahabat seperti saudara, kadang juga seperti anak ketika kita memberi tahu suatu nasihat itu baik itu buruk, kadang juga bisa menjadi musuh ketika kita berselisih dengan sahabat kita, tapi jangan sampai ya ..

Kita hidup didunia sudah di pastikan lah pasti membutuhkan yang namanya seorang sahabat,untuk semuanya ketika maen kita butuh sahabat ketika pergi mesti ngajak sahabat meskipun ada yang lebih baik bersama keluarga tapi kebanyakan sekarang lebih banyak orang yang bisa dikatakan lebih memilih sahabat atau seorang teman daripada keluarga kita. Semisal kita pergi membeli sesuatu lah pakaian atau membeli handphone misal,orang akan lebih banyak mengajak seorang teman daripada mengajak salah satu anggota keluarganya. Semisal lagi

Rabu, 20 Mei 2015

Semua Ada Batasnya, Apapun Itu.

Dunia begitu indah dipandang,dunia begitu elok untuk ditonton. Sunset matahari yang cerah,pepohonan yang tumbuh hijuu,biru lautan yang luas,biru langit yang begitu cerah. Betapa indahnya dunia ini. Searah mata memandang kedepan begitu jelas dan nyata warna yang terang. Tanah,hutan,ladang,lautan, tumbuhan hewan dan manusia hidup berdampingan dengan alam. Menyatu menjadi satu saling membutuhkan.

Tapi ingatkah kawan, dibalik luasnya lautan luasnya ladang luasnya hutan pepohonan luas langit daratan apapun itu sudah dipastikan ada batasanya kawan. Luasnya lautan pasti bertemu daratan bertemu karang, luasnya daratan pasti ada lautan, luasnya hutan pasti ada jalan ada perumahan. Gedung-gedung, bukit-bukit pegunungan yang tinggi pun ada kalanya akan menemui kehancuran. Lamanya detik ada menit lamanya menit ada jam lamanya jam ada hari dan seterusnya. Semua ada batasanya. Alam yang luas seluas apapun itu ada batasanya, begitu juga dengan kehidupan kita kawan. Semua yang ada didunia ini ada batasanya, apapun itu. Rasa kasih sayang manusia pun ada

Selasa, 19 Mei 2015

Hidup Hanya Sementara

Nothing LASTS FOREVER kalau bahasa jawanya tidak ada yang a badi .. Apa arti hidup kehidupan menurut kawan ? Hidup itu susah broo,hidup itu berat broo, hidup adalah seperti roda kadang di bawah kadang diatas, hidup adalah belajar karena kita perlu butuh ilmu untuk hidup.. hidup adalah permainan broo asal seneng itu namanya hidup.Haha okelah itu bener semua. Soal pendapat kalau kita tanya sebuah pendapat atau opini seseorang tentang sesuatu apalah itu pasti jelas tidak ada yang sama, pendapat sini sama sana kemungkinan besar berbeda. Jadi tidak ada yang namanya salah kalau kita menanyakan pendapat atau opini sudut pandang seseorang tentang sesuatu. Budidayakan menghargai dan menghormati perbedaan.Oke (y)

Kalau saya ditanya apa itu hidup? Menurut saya hidup itu sementara haha simple kan. Hidup itu sementara. Oya kalau orang ditanya Apa itu hidup ? kemudian dia menjawab hidup itu satu kali,hidup hanya sekali, apa komentar kawan dengan jawaban ini? Salah benar setuju tidak setuju,setiap orang memiliki alasan sendiri-sendiri. i know it. Hidup hanya satu kali.. hmm berarti dia menganggap atau berpikir hidup hanya satu kali didunia. Bagimana yang di akherat ? Haaa yo kurang tepatkan jawabanya. Hidup bukan soal dunia saja kawan. Kita hidup setelah itu pasti mati apakah terus selasai, jangan harap setelah mati kita selesai kawan, selesai jasad kita badan kita memang selesai tapi tapi dan tapi roh kita kawan, tidak akan mati sampai kapanpun. Sampai kiamat sampai tahun tahun abad abad seribu tahun semilyar tahun, jangan anggap selesai. Roh kita masih hidup.